Keamanan data di internet menjadi hal yang sangat penting, terutama di era transaksi digital dan pertukaran informasi sensitif secara online. Saat mengakses sebuah website, Anda mungkin melihat ikon gembok di bilah alamat browser yang menandakan koneksi aman melalui HTTPS. Dalam dunia keamanan website, istilah SSL vs TLS sering digunakan secara bergantian. Banyak orang menyebut sertifikat keamanan website sebagai SSL, padahal secara teknis yang digunakan saat ini adalah TLS. Lalu, apa sebenarnya perbedaan SSL vs TLS dalam HTTPS? Artikel ini akan membahas pengertian, cara kerja, serta perbedaan utama keduanya secara lengkap.
Table of Contents
Apa Itu SSL?
SSL adalah singkatan dari Secure Sockets Layer, yaitu protokol keamanan yang dikembangkan oleh Netscape pada tahun 1990-an untuk mengenkripsi komunikasi antara server dan browser. Dengan SSL, data seperti kata sandi, informasi kartu kredit, dan data pribadi lainnya dapat dikirim secara aman melalui internet.
Versi SSL yang pernah digunakan antara lain SSL 2.0 dan SSL 3.0. Namun, karena memiliki berbagai celah keamanan, SSL kini sudah tidak lagi digunakan dan dinyatakan usang.
Apa Itu TLS?
TLS adalah singkatan dari Transport Layer Security, yaitu penerus SSL yang dikembangkan untuk memperbaiki kelemahan pada versi sebelumnya. TLS pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 sebagai pengganti SSL 3.0.
Saat ini, versi TLS yang umum digunakan adalah TLS 1.2 dan TLS 1.3. TLS menawarkan sistem enkripsi yang lebih kuat, algoritma kriptografi yang lebih aman, serta performa yang lebih baik dibandingkan SSL.
Kaitan SSL vs TLS dengan HTTPS
HTTPS adalah versi aman dari HTTP yang menggunakan enkripsi untuk melindungi komunikasi antara pengguna dan website. Enkripsi pada HTTPS sebenarnya menggunakan protokol TLS, meskipun masih sering disebut sebagai “SSL certificate”.
Artinya, ketika Anda melihat ikon gembok di browser, koneksi tersebut diamankan oleh TLS, bukan SSL versi lama. Istilah SSL lebih sering digunakan karena sudah terlanjur populer di kalangan masyarakat dan penyedia layanan hosting.
Perbedaan SSL vs TLS Secara Teknis
Perbedaan utama antara SSL dan TLS terletak pada tingkat keamanan dan algoritma enkripsi yang digunakan. TLS memiliki mekanisme autentikasi yang lebih kuat dan mendukung cipher suite yang lebih modern dibandingkan SSL.
SSL memiliki kelemahan pada proses handshake dan rentan terhadap berbagai serangan seperti POODLE. Sementara itu, TLS memperbaiki struktur handshake dan meningkatkan integritas pesan dengan algoritma hashing yang lebih aman.
Selain itu, TLS 1.3 menghilangkan algoritma kriptografi lama yang sudah tidak aman dan mempercepat proses handshake sehingga meningkatkan performa website.

Mengapa SSL Sudah Tidak Digunakan?
SSL dihentikan penggunaannya karena memiliki banyak celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh peretas. Organisasi keamanan internet dan vendor browser besar sudah tidak lagi mendukung SSL.
Sebagai gantinya, semua koneksi HTTPS modern menggunakan TLS. Bahkan, penggunaan TLS versi lama seperti 1.0 dan 1.1 juga sudah dihentikan karena dianggap kurang aman.
Kenapa Istilah SSL Masih Sering Dipakai?
Meskipun secara teknis sudah menggunakan TLS, banyak penyedia layanan masih menggunakan istilah “SSL certificate” untuk kemudahan pemasaran. Istilah tersebut lebih familiar bagi pengguna awam.
Namun, secara teknis yang terpasang pada server dan mengamankan koneksi HTTPS adalah protokol TLS versi terbaru.
Kesimpulan
Perbedaan SSL dan TLS terletak pada tingkat keamanan dan pengembangannya. SSL adalah protokol lama yang sudah tidak digunakan karena memiliki banyak kelemahan keamanan. TLS adalah versi yang lebih modern, lebih aman, dan saat ini digunakan untuk mengamankan koneksi HTTPS.
Jadi, ketika membahas SSL vs TLS dalam HTTPS, penting untuk dipahami bahwa TLS adalah standar keamanan yang digunakan saat ini. Meski istilah SSL masih populer, teknologi yang sebenarnya bekerja di balik layar adalah TLS.
Masih ragu buat punya Sertifikat SSL? Segera kunjungi KunciHost.com atau konsultasikan secara gratis melalui WhatsApp KunciHost untuk mendapatkan info lengkap terkait kebutuhan situs web kamu.



